Senin, 16 Mei 2016

Penggunaan Rumus IF Dalam Microsoft Excel

Rumus IF merupakan salah satu fungsi paling umum yang digunakan dalam Microsoft Excel. Fungsi IF atau yang juga bisa diartikan “jika”, digunakan untuk mengecek suatu kondisi. Apabila kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil suatu nilai, dan sebaliknya apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi maka akan diambil nilai yang lain. dengan kata lain, fungsi IF disebut fungsi syarat. Jika suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi.
 
Sintaks Dasar Fungsi Rumus IF
IF(logical_test_value,value_if_true,value_if_false)
Keterangan:
  • logical_test_value : kondisi logika atau syarat yang akan mengembalikan nilai benar atau salah.
Misalnya: A2>B2, A2<=B2, dll.
  • value_if_true : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas benar
  • value_if_false : nilai yang diberikan apabila kondisi di atas salah
Ada beberapa jenis penerapan fungsi IF pada Microsoft Office Excel, di antaranya:
  • Fungsi IF dengan satu test logika atau IF tunggal, digunakan apabila hanya ada satu syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. Bentuk penulisannya sederhana yaitu:
=IF(syarat,”nilai_benar”,”nilai_salah”)
  • Fungsi IF dengan dua test logika, digunakan apabila ada dua syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar. IF seperti ini biasanya dikembangkan dengan salah satu fungsi AND atau OR.
-        Fungsi AND digunakan apabila kedua syarat merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(AND(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
-        Fungsi OR digunakan apabila salah satu syarat adalah merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang benar. Bentuk penulisannya:
=IF(OR(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
  • Fungsi IF bercabang, digunakan apabila terdapat banyak tingkat pengujian test atau syarat. Bentuk penulisannya:
=IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,…)))
Langkah-langkah penulisan fungsi IF:
  • Klik pada sel yang akan diisi
  • Awali penulisan rumus dengan tanda sama dengan (=)
  • Ketik kata IF
  • Lanjutkan dengan tanda kurung
  • Masukkan logical test atau syarat yang dapat berupa nilai suatu cell atau bisa berupa formula
  • Beri tanda koma (,) atau titik koma (;) untuk memisahkan antara logical_test, value_if_true dan value_if_false
  • Masukkan value_if_true yang artinya apabila logical_test benar maka teks ini yang akan dihasilkan
  • Masukkan value_if_false yang artinya apabila logical_test salah maka teks ini yang akan dihasilkan
  • Beri tanda petik(“ “) pada statement yang berupa kalimat
  • Jangan lupa untuk mengakhiri rumus dengan tanda tutup
  • Tekan enter dan copy formula-nya ke sel di bawahnya
Tips Menggunakan Fungsi IF dalam Excel
  • Jumlah fungsi IF yang diperbolehkan untuk dipakai dalam sebuah formula yang menggunakan IF bersarang () adalah maksimal 64.
  • Untuk mendapatkan nilai dari hasil perbandingan, alternatif selain menggunakan fungsi IF() yang begitu banyak adalah menggunakan fungsi lainnya seperti fungsi VLOOKUP, HLOOKUP, LOOKUP atau CHOOSE.
  • Untuk mendapatkan hasil dengan berdasarkan data teks atau bilangan tertentu maka pertimbangkan untuk menggunakan fungsi-fungsi pendukung lainnya seperti COUNTIF, COUNTIFS, SUMIF and SUMIFS.
Ada banyak fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel sebagai penunjang sistem pendataan dan pembukuan organisasi. Salah satu yang paling umum adalah rumus IF yang merupakan fungsi logika dimana suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat tersebut terpenuhi, sebaliknya akan bernilai salah apabila syaratnya tidak terpenuhi.
Contoh Penggunaan Rumus IF
Sebagai salah satu rumus excel lengkap yang disediakan oleh Microsoft Excel, fungsi logika dengan memakai rumus IF bisa digunakan dengan 2 model, yaitu if tunggal dan if ganda.
IF Tunggal
Misalnya dalam kasus penentuan apakah seorang siswa lulus ujian TIK atau tidak. Syarat kelulusan yaitu nilai kurang dari 75 maka harus remidi dan apabila mendapatkan nilai mulai dari 75 ke atas maka lulus.
contoh penggunaan rumus if tunggal excel
Sesuai dengan syarat yang digunakan, maka rumusnya
=IF(B3<75,”REMIDI”,”LULUS”)
Dan hasilnya
perhitungan hasil rumus if tunggal
IF Majemuk
Syarat atau kondisi pada rumus ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai dengan syaratnya.
Rumus: =IF(KONDISI,”NILAI BENAR1”, IF(KONDISI2,”NILAI BENAR2”,”NILAI SALAH”)
Dari contoh kasus di atas, disyaratkan apabila :
  • nilai <50, maka Gagal
  • nilai 50 sampai <75, maka Remidi
  • nilai >=75, maka Lulus
sehingga rumusnya menjadi
=IF(B3<50;”GAGAL”;IF(B3>=75;”REMIDI”;”LULUS”))
dan hasilnya
hasil perhitungan rumus if majmuk/ganda

Tips Membuat Nomor Urut Otomatis Dalam Excel



Membuat Nomor Urut Otomatis di Excel – Excel merupakan sistem atau perangkat lunak yang berfungsi sebagai pengolah angka yang banyak memberikan manfaat dalam kehidupan manusia untuk menunjang aktifitas harian manusia.
 Microsoft Excel itu sendiri sudah umum diketahui oleh banyak orang, bahkan anak-anak SD juga sudah mulai mengetahui computer. Dan bagi anda yang sekolah di SMP, SMA, atau pun perguruan tinggi anda tentu lebih familiar dan sudah mengenal dengan baik bagaimana M.s Excel.
Selain berfungsi sebagai pengolah angka, ms Excel juga memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang banyak dibutuhkan dalam menunjang informasi keseharian manusia. Penggunaan ms Excel itu sendiri saat ini tidak hanya di komputer PC atau pun Laptop, tapi juga smartphone dengan platform berbasis windows, Macintos, dan lain sebagainya.
Ketika anda memiliki puluhan, ratusan, ribuan, bahkan ratusan ribu data, anda bisa memanfaatkan program aplikasi ms. Excel untuk membantu anda menyimpan data-data anda. Selain itu anda mungkin juga membutuhkan data yang sudah dikelompokkan. Nah dalam pengelompokkan data tersebut, anda tentu juga ingin bahwa data tersebut tersusun rapi berdasarkan nomor urut.
nomor urut otomatis 2.png

Nah, untuk mendapatkan data yang urut otomatis maka anda perlu mengetahui tips atau langkah membuat nomor urut otomatis dalam excel. Untuk itu simak informasi selengkapnya seputar cara membuat nomor urut otomatis dengan fungsi If berikut ini. sebenarnya  Pada tuorial sebelumnya mengenai cara Mengatur Nomor Urut Yang tidak Beraturan Dengan Rumus Excel sudah pernah dibahas, tutorial ini merupakan alternatif tutorial sebelumnya
Maksud membuat nomor urut otomatis adalah bahwa nomor urut tersebut akan terisi atau ada jika data sudah dimasukkan, jika data belum dimasukkan maka nomor urut tidak akan muncul. Di sini saya akan memberikan ilustrasi missal ada 3 kolom yang berisi data tentang nomor urut, nama, dan asal sekolah. Dan jika data pada kolom nama di isi, maka nomor urut akan muncul secara otomatis pada kolom nomor. Dalam membuat nomor urut dengan fungsi If ada dua cara yaitu ; 1) Nomor Urut otomatis dalam ecxel dengan fungsi IF dan COUNTA, 2) membuat nomor urut otomatis dalam excel dengan fungsi IF dan ROW.
Yang pertama saya ulas adalah membuat nomor urut dengan Fungsi IF dan Counta
Pada Cell A2 masukkan rumus
=IF(B2<>”";COUNTA($B$2:B2);”")
Rumus tersebut berarti jika cell B2 tidak sama dengan kosong maka cell A2 akan menampilkan nilai dari Counta COUNTA($B$2:B2), dan jika cell B2 tidak ada isinya maka cell A2 juga tidak akan muncul nomor urutnya. Mmebuat nomor urut otomatis dengan counta ini maka nomor urut yang ada pada data anda akan tetap urut meskipun data anda ada yang lompat baris.
nomor urut otomatis 1.png
Kedua, Cara Membuat Nomor Urut Otomatis dengan Fungsi IF dan ROW
Dengan data yang sama seperti contoh gambar di atas, masukkan rumus berikut ini pada cell A2:
=IF(B2<>”";ROW()-1;”")
Maksud dari rumus terebut adalah jika Cell B2 ada isinya (tulisan), maka cell A2 akan menampilkan nomornya dari nilai ROW()-1. Sebaliknya jika cell B2 kosong maka cell A2 juga akan kosong dan tidak menampilkan nomor urut.
Kegunaan cara yang kedua ini berbeda dengan yang pertama, cara yang kedua ini berfungsi untuk menampilkan nomor urut berdasarkan baris yang diisi, dan jika barisnya ada yang loncat maka nomor urutnya juga akan loncat.
Itu tadi informasi yang dapat saya sampaikan mengenai cara membuat nomor urut otomatif dalam excel dengan fungsi IF, semoga bermanfaat buat anda semua, terima kasih.